Step Untuk Membuat Self-Driving Private Clouds Dari Zerostack

Psybnc.net – Beberapa tahun yang lalu, the Society of Automotive Engineers atau SAE telah memberikan penjelasan terkait 5 step untuk membuat self-driving pada kendaraan. Hal ini ditujukan untuk membuat kendaraan, mobil misalnya, mampu beroperasi secara otomatis tanpa harus anda yang mengemudikan atau pegang kendali.

Namun, hal ini nampaknya masih sangat jauh dari realita jika anda bisa menggunakan mobil tanpa harus memegang kendalinya. Semisal hal ini pun terjadi, masih sedikit kemungkinan untuk banyak orang percaya pada pengoperasian mobil secara otomatis. Ternyata adanya self-driving ini juga sudah mulai dikenal pada bidang cloud computing. Secara keinginan, pastinya sangat mendukung bagi anda yang mau memiliki segala sistem teknologi yang bekerja secara otomatis. Seperti misalnya sumber jaringan yang selalu tersedia, software yang selalu diupgrade dengan otomatis, pastinya hal ini terlihat sangat menyenangkan. Namun sayangnya, tak ada satu pun professional IT yang percaya bahwa hal ini akan dilakukan secara full otomatis.

Pastinya, adanya perkembangan untuk akses step self-driving clouds ini membutuhkan tahap yang berangsur – angsur sehingga bisa menghasilkan perkembangan teknologi yang mutakhir. Memang mungkin suatu saat hal ini bisa saja terjadi dan disini Zerostack telah hadir membagi setidaknya cara membuat self-driving untuk cloud anda sendiri secara lebih privat. Hal ini bisa dilakukan dalam 5 langkah saja. Zerostack yang merupakan salah satu vendor cloud swasta mengajak anda untuk mempelajari cara membuat self-driving untuk cloud secara private.

Membuat Self-Driving Private Clouds

Membuat Self-Driving Private Clouds

Langkah pertama yang bisa dilakukan oleh users adalah melaksanakan instalasi dan juga konfigurasi secara otomatis. Dengan step ini, semua users tidak harus mengontrol kapan ia harus mengupdate sistem pada komputernya. Bahkan untuk proses update ini dilakukan secara otomatis sehingga tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Lalu, pada tahap kedua anda bisa lakukan integrasi dengan clouds yang lainnya beserta dengan sistem internalnya. Hal ini adalah fase dimana users bisa mengontrol Amazon Web Services dan juga intergrasi dari VMware.

Untuk langkah yang ketiga, step untuk penyebaran aplikasi pada self-service manner. Tahap ini adalah dimana master administrator mampu memberikan template untuk bagian sistem junior supaya bisa menghandle program dan mengeksekusinya secara otomatis.

Pada tahap keempat, aktifasi machine learning yang cepat untuk melakukan proses secara otomatis. Hal ini adalah fase dimana semua data user akan dipantau bahkan dari history operasional. Sehingga bisa update dengan pantauan skala waktu lebih baik.

Lalu, yang terakhir disini adalah semua users bisa melakukan upgrade secara otomatis. Para users pun boleh memonitor prosesnya sehingga bisa tahu semua proses dari pembuatan self-driving clouds ini. Tujuan akhir dari adanya semua step di atas adalah terdapat cloud dimana semua aplikasi yang ada di dalamnya secara otomatis melaksanakan tugas controlling dan upgrading secara otomatis.

Dari gambaran di atas, anda bisa lihat bahwa akan tercipta sebuah private workspace untuk semua sistem tersebut bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Dengan adanya model pengerjaan cloud seperti ini, setidaknya semua bisnis yang mengandalkan sistem teknologi bisa dengan mudahnya memantau semua perkembangan yang ada.

Hal ini mampu mempermudah anda untuk bekerja dengan lebih baik dan efisien lagi. Memang untuk beberapa professional IT hal ini sama sekali tak masuk akal. Namun atas survey yang sudah dilakukan, hal ini sangat membantu banyak pihak perusahaan tertentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *