Banyak Perusahaan Besar Beralih Ke Cloud Dari Data Centers

Psybnc.net – Perusahaan besar di dunia sudah pasti akan menggunakan segala macam media untuk membantunya beroperasi baik dalam banyak bidang. Salah satunya adalah penggunaan data centers.

Namun, semenjak cloud computing hadir dengan segala kelebihan termasuk untuk pengolahan data. Kebanyakan perusahaan besar tersebut mulai beranjak dari tempatnya dengan gunakan jasa ini. Hal ini diketahui dari sebuah event yang disebut AWS re:invent yang dilakukan di Las Vegas beberapa waktu yang lalu. Ternyata, dari event ini diketahui banyak sekali perusahaan yang menginginkan untuk memberhentikan penggunaan data center-nya dengan berbagai alasan.

Karena cloud computing lebih dianggap modern, mungkin lebih banyak perusahaan besar yang memilih untuk gunakan hal ini. Akan tetapi, perusahaan besar yang sudah lama pun ternyata mulai benar – benar meninggalkan data center. Kebanyakan dari mereka sangat senang jika harus memulai tumpuan baru dengan cloud untuk mengatur perusahaannya. Adanya cloud computing ini dianggap sebagai salah satu teknologi terbaru dan membantu untuk segala hal yang diperlukan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.

Banyak Perusahaan Besar Beralih Ke Cloud Dari Data Centers

Pada akhirnya, banyak perusahaan juga yang mengakui penggunaan cloud ini menjadi salah satu yang merepresentasikan kehadiran mereka dalam dunia bisnis dengan baik. Sebagai contoh perusahaan yang terkait seperti PG&E, lalu ada Expedia, dan beberapa perusahaan yang sedang berkembang saat ini seperti Goldman Sachs. Berikut ini respon yang diberikan perusahaan terhadap adanya perpindahan kepercayaan dari data center ke dalam sistem cloud.

Menurut pihak PG&E yang diwakilkan oleh John Nichols, direktur dari perusahaan arsitektur besar, mereka akan sangat senang untuk meninggalkan data center menuju ke sistem cloud secara total. Hal ini disampaikan olehnya di atas stage saat menghadiri event dari Partner Summit. Semuanya disampaikan secara clear untuk segera melakukan perubahan besar pada perusahaannya dalam bidang ini. Dan hal ini nampaknya sudah dimulai sejak 2018 sehingga semua perubahan akan sangat positif dan lebih baik dari pada sebelumnya.

Mereka sangat paham akan adanya cloud sebagai salah satu inovasi IT terbaru. Nichols pun pada akhirnya sudah meletakkan setidaknya 60 persen dari workloadsnya di dalam Amazon Web Services atau yang tadi disebut AWS. Hal ini disebabkan karena AWS mampu membangun data center dengan jumlah yang seimbang setiap harinya. Dengan ini, mereka bisa menggunakan expertise yang lebih baik dengan pengeluaran biaya yang sedikit dari pada biasanya.

Perusahaan Besar Beralih Ke Cloud Dari Data Centers

Menurut Nichols, secara prosedur mungkin akan sama dengan penggunaan data center yang sebelumnya. Namun, karena cloud sistem bekerja dengan cara exponential atau dengan adanya kurva. Maka hal ini yang membuatnya jadi sangat berbeda dengan data center. Sedangkan dari perusahaan Expedia juga menyatakan bahwa mereka sangat ini menjelajah lebih soal cloud ini. Apa lagi mereka akan setidaknya memindahkan 80 persen dari aplikasi pentingnya ke dalam AWS dalam waktu 2 hingga 3 tahun. Setidaknya perusahaan ini sudah merencanakan akan menghabiskan $100 juta untuk pemindahan setidaknya 45.000 server yang ada ke dalam sistem cloud yang tadi sudah disampaikan.

Diketahui dengan baik bahwa AWS memang menyediakan layanan pemindahan data center yang baik. Hal ini juga diakui lagi oleh Goldman Sachs bahwa selain penggunaan teknologi yang impresif, hal ini sangat cocok dalam hal keuangan. Adanya penggunaan cloud ini menjadi salah satu yang penting untuk profil perusahaan yang lebih baik di mata publik.